2018 Trip (part 1) : Travelling / Liburan ke Jepang

2018 merupakan tahun yang penuh dengan pembelajaran dan petualangan. Jika di postingan lainnya telah banyak diceritakan tentang pembelajaran dan pengembangan diri selama tahun 2018, maka pada postingan kali ini adalah tentang jalan-jalan dan petualangan selama tahun 2018. Yes, banyak perjalanan ke tempat baru selama 2018 ini : liburan ke Jepang pada bulan April, liburan ke Cina / Zhangjiajie pada bulan November, Perjalanan dinas sekaligus menikmati pantai di Pulau Bangka (Pangkal Pinang), serta perjalanan dinas ke Bangkok.

Perjalanan mana yang paling seru dan berkesan? Well, tentunya liburan dan perjalanan dinas beda ya rasanya. Oh ya, ada juga sih perjalanan ke Jogja (walaupun gak sempat ke tempat-tempat wisatanya seperti candi Boroburudur, Prambanan, dan sebagainya). Anyway, nikmati setiap perjalanan dan bersyukur banget deh tahun ini merupakan tahun yang indah, dengan banyaknya pengalaman baru, baik itu travelling, liburan yang seru, maupun belajar hal baru dan mengenal lingkungan baru.

Karena tahun 2018 telah memasuki bulan terakhirnya, mari kita rangkum perjalanan / travelling selama 2018 ini :

Travelling ke Jepang – April 2018

Akhirnya 2018 ini ke Jepang setelah direncanakan sejak tahun 2016 silam. Iya nih, dari 2016 asik kepengen ke Jepang belum kesampaian, baru deh 2018 terealisasi. Finally ya gaess! Actually, I’ve been thankful about this whole year. Rencana ke Jepang di bulan April karena kepengen lihat sakura sih, namun ternyata pada saat kita pergi udah habis tuh sakuranya. Akhirnya kita hanya menemukan sakura pada beberapa pohon di daerah Fuji. Kecewa? Sedikit sih karena tidak dapat menikmati keindahan sakura, namun ya tetap aja senang bahwa akhirnya dapat menginjakkan kaki di Jepang. Kota-kota di Jepang benar-benar indah dan makanannya juga pas banget sama selera saya.

Jadi guys, walaupun tidak berhasil melihat sakura, namun Jepang benar-benar tempat yang bagus untuk liburan. Kita mengunjungi Tokyo, Kyoto, Osaka, dan Tateyama. Nah, tateyama ini baru dibuka sejak pertengahan bulan April, tepatnya 15 April. So walaupun gak berhasil melihat sakura, namun kita dapat menikmati perjalanan Tateyama Alpine Route yang keren ini.

Osaka

Pertama mendarat di Osaka, kita langsung gak sabar deh pengen mencoba berbagai kuliner Jepang yang sudah sangat menggoda, seperti Takoyaki, Ichiran Ramen, Okonomiyaki, sushi, dan sebagainya. Akhirnya hari pertama langsung deh makan ramen Ichiran di Dotonbori. Enakk bangettt memang.. Sebenarnya hampir-hampir sama sih dengan Ikkudo, Ippudo, dan sejenisnya, tapi ntah kenapa memang terasa enak dan gak eneg. Fyi guys, kita makan Ichiran di Jepang itu sampai 3x loh selama 9 hari perjalanan kita.

liburan ke jepang - osaka dotonbori

Kyoto

Kyoto juga kota yang sangat indah. Puas deh berfoto ria di Fushimi Inari dan kuil Kiyomizu Dera, namun sayang sekali sesampai di Arashiyama Bamboo Forest itu uda malam dan gak ada penerangan lagi, kecewa deh gak bisa narsis dan menikmati keindahan Arashiyama. Gak papa deh, ntar next trip kesana lagi XD

jalan jalan ke jepang - kiyomizu dera kyoto

Pokoknya bagi anda yang hobi berfoto-foto, Jepang menawarkan banyak sekali spot-spot bagus untuk menata feed instagram anda. I Love Japan! Kita juga mengunjungi Universal Studio Japan yang tentunya karena ada theme park Harry Potter – favorit gw banget! Atraksi Harry Potter and the Forbidden Journey juga merupakan salah satu atraksi wajib kalau kalian mengunjungi USJ. Gila bagus banget efeknya, seperti benar-benar naik sapu terbang tuh. Antriannya cukup lama, jadi disarankan untuk mengantri lebih pagi deh biar gak panjang-panjang amet ya.

Toyama dan Tateyama Alpine Route

Okay next, habis dari Osaka dan Kyoto, kita mengunjungi kota Toyama untuk besoknya langsung pergi ke Tateyama. Di Toyama ini gak ada apa-apanya sih, selain kastil Toyama yang juga gak besar-besar amet. Tadinya kalau sakura lagi bermekaran, bisa deh menikmati keindahannya di Matsukawa River, salah satu spot terbaik untuk menikmati sakura. Jadinya kita mengunjungi starbucks di Toyama ini yang merupakan salah satu starbucks yang pernah memenangkan award konsep store terbaik di dunia. What’s unique about the starbucks? Rupanya karena starbucks di Toyama ini menghadap langsung ke pemandangan yang menakjubkan dan dikelilingi taman yang indah. Bisa loh menikmati sunset di sini.

Akhirnya, kita memulai perjalanan Tateyama Alpine Route ini besok pagi-pagi sekali. Sekitar jam 5 kita sudah menunggu bus untuk menuju stasiun dengan busana lengkap untuk menghadapi suhu 0 derajat Celcius. Jaket tebal, heat-tech, serta heat pack sudah dipergunakan. Selain USJ, Tateyama ini salah satu highlight dari itinerary yang saya susun, karena memang sudah pengen banget menikmati suhu 0 derajat untuk pertama kalinya, apalagi disertai pemandangan yang indah.

liburan ke jepang tateyama alpine route

Untuk menikmati keseluruhan perjalanan Tateyama Alpine Route ini, biayanya sekitar Rp 1 juta. Namun, benar-benar worth deh untuk biaya 1 juta tersebut. Pemandangannya keren cuy! Perjalanan ini menghabiskan 1 hari penuh, mulai dari jam 5-an pagi berangkat ke stasiun sampai jam 4 sore, dan perjalanan langsung dilanjutkan ke Tokyo menggunakan shinkansen.

Tokyo, Mt. Fuji (Shibazakura, Chureito Pagoda)

Perjalanan Nagano ke Tokyo sekitar 2.5 jam menggunakan Shinkansen. Besoknya, kita main-main ke Disneysea seharian dan keesokan harinya lagi, main deh ke kawasan Fuji dan Kawaguchi. Okay, jadi perjalanan kita ke kawasan Fuji untuk melihat gunung Fuji ini lagi-lagi sangat hectic. Bahkan, kita tidak sempat untuk makan siang karena terus mengejar kereta dan sibuk berfoto ria. So ceritanya, kita rush untuk kereta ke Kawaguchiko. Sesampainya di sana yang penuh dengan keramaian, kita langsung menuju kawasan festival Shibazakura. Sesampainya di shibazakura, lagi-lagi sedikit kecewa karena bunga-bunga belum bermekaran sempurna. Walaupun demikian, tetap saja banyak spot foto bagus. Dari shibazakura balik ke stasiun Kawaguchiko dan menikmati latar belakang gunung Fuji yang keren abis, kita bergegas lagi ke Chureito Pagoda yang instagramable bangetttt. Bayangin tuh ada pagoda yang cantik dan latarnya gunung Fuji. Wihhhh, belum makan? nanti aja deh, keburu kemalaman ntar kalau makan lagi. Mengingat kita ketinggalan matahari alias kemalaman untuk Arashiyama Bamboo Forest, langsung cusss deh ke Chureito Pagoda yang saat itu sudah jam 4 sore.

liburan ke jepang chureito pagoda fuji

Akhirnya kita sampai deh ke Chureito Pagoda dan harus menaiki 400-an anak tangga. Okay never mind demi menikmati pemandangan yang memukau dan foto yang bagus. Sebelum matahari terbenam, we finally make it! Di puncak atas menyaksikan pemandangan gunung Fuji dengan jelas, benar-benar pemandangan keren abis! Fyi, akhirnya di hari itu, setelah tidak sempat lunch (yang paginya juga cuma makan roti),kita baru makan setelah balik dari kawasan Fuji dan makan di tangga salah satu stasiun di Tokyo sekitar hampir jam 9 malam, what a day!

liburan ke jepang - disneysea

Selesai perjalanan ke kawasan Fuji, di hari selanjutnya kita pun menikmati kota Tokyo seperti Tokyo Skytree, makan sushi di Tsukiji Fish Market, Kuil Asakusa, dan sebagainya. Uda yang lebih santai deh setelah beberapa hari sebelumnya rush terus..

Review Liburan ke Jepang

Karena tidak memakai jasa tour, dibutuhkan persiapan yang lebih matang untuk menyusun segala rute untuk liburan ke Jepang ini. Kereta di Jepang cukup memusingkan, banyak sekali line-nya. Pokoknya kalau langsung lihat sekilas aja pusing deh. Butuh sedikit extra effort supaya perjalanan dapat berjalan lancar dan budget tidak lebih mahal daripada seharusnya, karena kalau salah susun, malahan bisa jadi lebih mahal daripada memakai jasa tour. Di Jepang ini, banyak sekali opsi tiket yang dapat anda pilih, seperti JR Pass yang ternyata tidak jadi kita gunakan karena setelah dihitung-hitung ternyata lebih mahal daripada tidak memakai JR Pass. Jadi harus diperhitungkan baik-baik jika menginginkan budget yang sesuai, tergantung rute yang kita susun.

Kita memesan akomodasi di Airbnb. Bisa dibilang sangat puas dengan kamar di Osaka. Well, kamarnya besar (muat untuk 10 orang), sedangkan kita hanya berlima. Harganya juga murah loh, jatuhnya di bawah Rp 300 ribu / orang / malam untuk kamar yang besar, bersih, dan nyaman. Sedangkan di Tokyo, kamarnya jauh lebih sempit, sangat pas-pasan bahkan kesempitan untuk space koper dan harga juga lebih mahal, sekitar Rp 450rb /orang / malam. Yah, memang Tokyo lebih mahal sih untuk urusan akomodasi.

Perjalanan liburan tanpa tour memang selalu lebih seru, walaupun kadang-kadang tersesat. Pasalnya, kita menjadi lebih mengenal kota tersebut, bebas mengatur waktu dan tujuan, bebas mencoba street food, bebas berfoto ria, dan bebas pergi pulang jam berapapun. Tentunya juga mendapat pengalaman yang lebih berkesan. Overall, traveling ke Jepang ini benar-benar sangat melelahkan sih. Capeknya itu loh, seharian jalan terus, keluar pagi-pagi jam 8, dan baru sampai kembali ke apartemen di atas jam 12 malam. Tidur hanya 3-5 jam, makan telat, namun benar-benar terasa banget petualangannya. Semua juga terbayarkan dengan kota-kota di Jepang yang memang sangat memanjakan mata serta makanan yang enak-enak.

Mau mengunjungi atau liburan ke Jepang lagi? Of course will come again another time !

Next : 2018 Trip (part 2) tentang liburan ke Zhangjiajie (Cina), serta kunjungan ke Pangkal Pinang dan Bangkok

Please follow and like us:
error

3 thoughts on “2018 Trip (part 1) : Travelling / Liburan ke Jepang

  • September 26, 2019 at 3:51 pm
    Permalink

    Once I originally commented I clicked the -Notify me when new feedback are added- checkbox and now every time a remark is added I get four emails with the identical comment. Is there any approach you can remove me from that service? Thanks!

    Reply
  • September 26, 2019 at 5:14 pm
    Permalink

    One thing is one of the most widespread incentives for applying your card is a cash-back or perhaps rebate offer. Generally, you get 1-5 back upon various buying. Depending on the credit card, you may get 1 back on most expenditures, and 5 back on expenditures made in convenience stores, gas stations, grocery stores and ‘member merchants’.

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Download GRATIS! Ebook Dahsyat Exclusive
GRATIS - Dapatkan Ebook Dahsyat Exclusive "Kunci 8 Faktor Pemberdaya Kehidupan" untuk hidup lebih sukses !
We respect your privacy.