Intisari Buku The 4 Hour Workweek – Timothy Ferris (Escape 9-5 Job and Join The New Rich)

Buku 4-Hour Workweek adalah buku tentang bagaimana anda keluar dari rutinitas kerja kantoran jam 9 s/d jam 5 (kalau di Indonesia malahan jam 8 sampai jam 5), tinggal dimana saja, dan bergabung dengan orang kaya generasi baru. Coba bayangkan seandainya anda hanya perlu bekerja 4 jam selama seminggu seperti yang disebutkan di judul buku tersebut, mempunyai kebebasan waktu, tidak terikat pada sebuah tempat kerja, namun mempunyai cashflow yang cukup untuk membiayai semua kebutuhan hidup anda. Apakah ini memungkinkan? Sangat memungkinkan tetapi belum tentu cocok untuk kebanyakan orang.

intisari buku 4-hour workweek

Konsep Dasar

Di dalam buku 4 Hour Workweek ini, Tim Ferris mengutarakan bahwa kekayaan sejati berasal dari kekayaan waktu dan mobilitas. Apakah seseorang dengan penghasilan USD 150.000 / tahun lebih kaya dari seseorang dengan penghasilan USD 50.000 / tahun? Belum tentu. Bagaimana jika orang yang berpenghasilan USD 150.000/ tahun tersebut kerja selama 60 jam / minggu sedangkan orang yang berpenghasilan USD 50.000 / tahun tersebut hanya bekerja selama 6 jam / minggu? Jika di bagi per jam, maka orang yang berpenghasilan USD 50.000 / tahun tersebut mempunyai penghasilan USD 174 / jam sedangkan orang yang berpenghasilan USD 150.000 / tahun tersebut malahan hanya USD 52 / jam. Lantas, siapa yang lebih kaya? Bagaimana lagi jika orang yang berpenghasilan USD 50.000 / tahun tersebut tinggal di tempat yang biaya hidupnya cuma memerlukan USD 1000 / bulan sedangkan orang yang berpenghasilan USD 150.000 / tahun tersebut tinggal di tempat yang biaya hidupnya USD 5000 / bulan. Dengan konsep penghasilan absolut, terlihat bahwa orang yang berpenghasilan USD 150.000 / tahun ini memang mempunyai penghasilan yang lebih tinggi dan seharusnya lebih kaya. Namun, dengan konsep penghasilan relatif, dimana semua faktor mempengaruhi, orang yang berpenghasilan USD 50.000 / tahun ini jelas lebih kaya.

Kebanyakan orang mengikuti perencanaan hidup yang lumrah, yaitu tumbuh dewasa dan menempuh pendidikan selama 20 tahun, bekerja selama 40 tahun, kemudian pensiun ya katakanlah rata-rata selama 20 tahun. Sebenarnya apa yang anda dapatkan dari konsep pensiun? Hasil tabungan anda selama 40 tahun bekerja digunakan untuk membiayai hidup anda selama 20 tahun nantinya? Berikut konsep sederhana dari siklus perjalanan hidup kebanyakan orang :

  • Masa sekolah : memiliki waktu dan energi, tetapi tidak memiliki uang
  • Masa kerja : memiliki energi dan uang, tetapi tidak memiliki waktu
  • Masa pensiun : memiliki waktu dan uang, tetapi tidak memiliki energi

Lantas, bagaimana anda benar-benar menikmati hidup anda jika anda tidak memiliki ketiga sumber daya hidup itu pada saat bersamaan?

Bagaimanapun itu, mempunyai semua waktu yang anda butuhkan di dunia ini bukanlah tujuan hidup yang sebenarnya. Pensiun, dimana ketika anda tidak lagi bekerja dan mempunyai semua waktu yang dibutuhkan, bukanlah tujuan hidup yang benar-benar anda inginkan. Coba bayangkan saja jika anda benar-benar pensiun. Minggu pertama mungkin akan terasa sangat menyenangkan dimana anda sekeluarga bisa pergi bersantai ke pantai yang paling indah sambil menikmati wine dan fine dining di tepi pantai. Mungkin pada minggu ketiga, anda sudah akan bosan dengan yang namanya liburan.

Konsep dari pensiun  itu berarti anda tidak menyukai apa yang anda kerjakan saat ini, dan anda juga tidak mungkin benar-benar pensiun karena biaya hidup dari tahun ke tahun terus meningkat. Konsep yang idealnya adalah bagaimana anda dapat melakukan apa yang anda sukai sambil menikmati hidup dengan liburan-liburan singkat, karena ketika anda mengerjakan apa yang anda cintai, maka konsep “pensiun” mungkin tidak akan ada dalam kamus anda.

Pelajaran dari Buku 4 Hour Workweek

Untuk mencapai keadaan dimana anda dapat melakukan apapun yang sebenarnya anda cintai dan menjadi orang kaya di generasi baru ini (generasi digital), Tim Ferris memberikan 4 langkah strategis, yaitu D, E, A, L. Generasi digital ini adalah generasi yang sangat memungkinkan anda untuk mencapai yang namanya kebebasan waktu, finansial, dan mobilitas, karena kehadiran internet yang memungkinkan anda dapat melakukan pekerjaan anda dimanapun anda berada, kapanpun anda inginkan, dan menghasilkan banyak uang darinya.

Berikut 4 langkah strategis dari Tim Ferris :

#1 D (DEFINITION) 

Tentukan dulu apa yang anda inginkan, apa yang akan anda lakukan, jika anda memiliki semua sumber daya yang dibutuhkan untuk mendapatkannya atau melakukannya. Jabarkan juga hal-hal yang membuat anda takut untuk melakukannya. Dari skala 1-10, berikan skala untuk risiko-risiko yang mungkin terjadi dari melakukan sesuatu tersebut dan skala jika anda tidak melakukannya. Misalnya memulai bisnis, risiko yang mungkin terjadi adalah bisnis tersebut gagal. Skala ketakutan anda untuk menghadapi skenario bisnis gagal dan uang anda habis mungkin adalah 4. Bagaimana jika anda tidak melakukannya? Mungkin anda akan terjebak terus ke dalam pekerjaan yang tidak anda sukai dan terjebak dalam kemacetan sampai usia anda mencapai 60 tahun. Skala ketidakinginan untuk hal ini mungkin adalah 8. Total skala dari kedua faktor ketakuktan ini adalah 6, yang berarti anda lebih takut untuk selamanya terjebak dalam pekerjaan dan situasi kemacetan yang membuat anda stress.

Buatlah garis waktu 6 bulan dan 1 tahun untuk 5 hal yang ingin anda lakukan, 5 hal yang ingin anda miliki, dan anda ingin menjadi orang seperti apa. Konversikan segalanya menjadi action yang dapat anda lakukan. Dari 15 action tersebut, pilihlah 4 action yang secara signifikan dapat mengubah hidup anda. Hitunglah total biaya untuk melakukannya, tambahkan dengan biaya bulanan, kali dengan 1.3 (biaya untuk kenyamanan hidup) dan bagilah dengan 30 untuk mendapatkan angka pendapatan harian yang ditargetkan. Tuliskan masing-masing 3 langkah utama dari 4 action tersebut, dan ambil langkah pertama.

#2 E (ELIMINATION)

Bagian ini adalah tentang bagaimana anda dapat mengeliminasi segala aktivitas yang tidak penting di dalam keseharian anda, seperti membaca email, sosmed, meeting yang tidak penting, dan sebagainya yang cukup menyita waktu anda. Di dalam hukum paretto, dijelaskan bahwa 80% dari hasil yang anda capai dihasilkan dari 20% dari usaha anda. Ini berarti bagaimana mengalokasikan waktu anda secara efektif untuk mencapai 80% hasil yang diinginkan, karena sisanya sebesar 80% dari waktu anda terbuang percuma untuk hanya 20% dari hasil yang anda inginkan. Anda secara betahap dapat mulai mengeliminasi hal-hal yang tidak penting untuk mulai mempunyai waktu yang lebih banyak di dalam hidup anda, sehingga dapat melakukan hal-hal yang benar-benar penting.

Less time is not lazy. Doing more is not better.

Apakah seseorang yang melakukan sebuah pekerjaan selama 9 jam pasti mendapatkan hasil yang lebih baik dibandingkan dengan orang yang melakukannya hanya selama 2 jam? Belum tentu. Bisa saja dalam 9 jam itu banyak gangguan atau kebingungan yang sebenarnya tidak perlu (seperti membaca dan membalas email, menerima telepon, meeting, gangguan konsentrasi, dan sebagainya) dan pekerjaan itu dapat diselesaikan dalam 2 jam jika benar-benar fokus.

#3 A (AUTOMATION)

Bagaimana mengotomatiskan sebagian hal yang anda kerjakan sehingga anda mempunyai waktu yang lebih banyak dan juga dapat menghasilkan lebih banyak uang?

Tim Ferris mengemukakan caranya dalam membangun bisnis yang autopilot sehingga dapat menghasilkan passive income. Salah satunya adalah dengan outsourcing. Contohnya, anda dapat menggunakan jasa virtual assistant untuk membaca dan menjawab email anda (sebagai customer service) dibandingkan jika anda harus mengerjakannya sendiri dan cukup menyita waktu anda. Anda dapat menemukan banyak sekali virtual assistant dari seluruh dunia dengan bayaran yang setimpal dengan waktu yang dapat anda hemat. Salah satu contohnya adalah situs upwork.com (di buku ini dijelaskan bahwa pada dasarnya akan mendapatkan jasa yang lebih murah dengan freelancer-freelancer dari negara-negara yang bayarannya Peso atau Baht dibandingkan mereka mencari jasa dari Amerika sendiri karena perbedaan kurs). Namun, selalu ingat untuk mengeleminasi hal-hal yang tidak penting terlebih dahulu sebelum mendelegasikan pekerjaan itu.

Dengan melakukan Outsourcing pada berbagai aktivitas operasional anda, maka anda akan membangun sebuah bisnis autopilot yang mendatangkan passive income. Ini membuat anda mempunyai waktu lebih untuk melakukan hal-hal yang lebih efektif.

#4 L (LIBERATION)

Ide dasar dari buku ini adalah bagaimana pekerjaan anda tidak terikat waktu dan tempat. Jika di bagian automation diajarkan cara bagaimana supaya anda tidak terikat waktu, maka di bagian leberation ini adalah tentang bagaimana anda tidak terikat dengan lokasi. Dengan demikian, anda dapat melakukan pekerjaan anda dimanapun anda berada, tanpa harus pulang pergi menghabiskan waktu di jalan.

Salah satu bisnis yang dapat menghasilkan passive income dan dapat dijalankan dimanapun anda berada adalah bisnis internet. Di era internet ini, kita dimudahkan dari segi mobilitas. Anda dapat menjalankan bisnis anda di rumah ataupun ketika sedang berlibur ke Maldives, hanya bermodalkan laptop dan koneksi internet. Anda dapat membuat dan memasarkan produk sendiri, reseller / dropshipping produk orang lain, atau affiliate marketing. Tim Ferris menyarankan anda uantuk membuat produk sendiri. Produk yang paling direkomendasikan oleh Tim Ferris adalah produk informasi, karena berbiaya rendah, cepat untuk dikembangkan / dihasilkan, namun susah diduplikasi (butuh waktu yang cukup lama). Pilihlah 1 niche market, pilih topik yang anda inginkan, dan baca 3 buku best seller dari topik tersebut. Biasanya dengan membaca 3 buku best seller yang bagus, maka anda sudah mempunyai 80% pengetahuan akan topik tersebut.

Personal Opinion

rangkuman buku 4 hour workweek

Buku ini pertama kali diterbitkan tahun 2007 dan merupakan salah satu buku best seller di Amerika (New York Best Seller), namun belum diterjemahkan ke Bahasa Indonesia. Sebagian isi buku juga lebih mengacu pada contoh kehidupan di Amerika, namun konsep dalam buku ini dapat memberikan ide yang fresh mengenai bagaimana generasi pengusaha zaman now (pengusaha yang terutama dari generasi millennial) yang menghasilkan uang dari internet, sehingga kaya uang, kaya waktu, dan kaya mobilitas. Apalagi di era disruption saat ini, bisnis-bisnis konvensional semakin terdisrupsi dengan hadirnya internet dan generasi / model bisnis baru. Ini adalah salah satu momentum yang pas untuk para pendatang baru dalam dunia entrepreneur. Tim Ferris menyebutnya dengan istilah The New Rich, yaitu generasi orang yang kaya dari model bisnis baru ini.

Jika sebelumnya, anda harus mempunyai modal yang cukup besar untuk memulai suatu usaha, maka di era saat ini, anda dapat memulainya bahkan dengan modal nol (modal waktu). Idealnya sih modal awal Rp 1 juta – 10 juta untuk pembuatan website, budget iklan dan sebagainya yang mungkin diperlukan dalam mengembangkannya. Namun bandingkan saja dengan bisnis konvensional sebelumnya dimana mungkin anda membutuhkan modal awal di atas Rp 100 juta untuk sebuah toko beserta isinya.

Anda dapat memperoleh buku 4-Hour Work Week di Kindle Store untuk membaca keseluruhan isi buku tersebut yang mana cukup direkomendasikan mengingat banyaknya ide-ide baru yang dapat diperoleh.

Cheers to Good Life !

Please follow and like us:
error

320 thoughts on “Intisari Buku The 4 Hour Workweek – Timothy Ferris (Escape 9-5 Job and Join The New Rich)