Inspirasi Sukses Bong Chandra – CEO Triniti Land yang Sukses di Usia Muda, Berawal dari Nol

Siapa sebenarnya sosok seorang Bong Chandra? Mengapa Bong Chandra adalah salah satu inspirator favorit saya? Berikut adalah inspirasi sukses Bong Chandra dan mengapa saya menyukai sosoknya. Selain itu, di bawah juga akan diberikan tips-tips dari Bong Chandra mengenai bisnis real estate, yaitu bagaimana cara menjadi developer properti.

Sejak mulai menyukai bidang pengembangan diri, saya sering membaca buku-buku yang berkaitan dengan topik kesuksesan dan mengikuti beberapa seminar-seminar motivasi terutama yang dibuka untuk ratusan peserta. Sekitar tahun 2008-2010 yang lalu, seminar-seminar motivasi seperti ini cukup booming. Banyak motivator-motivator yang mengadakan seminar dengan topik ‘cara menjadi sukses’. Di saat itulah, saya mengenal buku “Unlimited Wealth” dan “The Science of Luck” karangan Bong Chandra.

Pada saat itu, saya mengagumi hampir semua motivator (termasuk Bong Chandra) yang bukunya terbit di gramedia dan menjadi pembicara untuk memotivasi banyak orang. Namun, seorang sosok yang benar-benar bisa menjadi role model dan tetap bertahan sebagai inspirator favorit saya adalah ketika orang tersebut sendiri adalah praktisi, dan ketika dirinya telah membuktikan bahwa ia sendiri terus berkembang. Itulah sosok seorang Bong Chandra, yang berasal dari keluarga yang biasa-biasa saja (bahkan bangkrut pada tahun 1998), namun berhasil mengembangkan dirinya dengan sukses menjadi developer property hanya pada usia 22 tahun, dengan proyek perumahan pertamanya sebesar 5 Ha. Bahkan saat ini di usianya yang ke-30 (kelahiran 25 Oktober 1987), Bong Chandra telah membangun 5 proyek apartemen termasuk super block di bawah bendera Triniti Land. Semuanya dimulai dari nol.

Latar Belakang dan Perjalanan Bisnis Bong Chandra

kisah sukses Bong Chandra

Seperti yang telah disebutkan di atas, keluarga Bong Chandra sempat bangkrut pada saat krisis ekonomi tahun 1998, dimana rumah pun hampir disita karena terjadi kredit macet. Sejak itu, dirinya harus berjuang untuk bertahan hidup dan melanjutkan sampai ke jenjang kuliah dengan berjualan berbagai macam barang yang bisa dijual, misalnya mengambil baju dari Bandung untuk dijual kembali ke teman-temannya, menjual CD anime, dan sebagainya. Pada saat SMA, Bong Chandra sempat mengikuti bisnis MLM, cukup sukses membangun jaringan sampai seribu downline. Berbekal pengalamannya menjual dan membina downline-downline di bawahnya, Bong Chandra pun mendirikan sebuah Event Organizer untuk memberikan training / pelatihan seputar sales. Selama 1 tahun pertama, dirinya sempat menjadi pembicara di perusahaan-perusahaan secara gratis dengan tujuan untuk mengumpulkan portofolio terlebih dahulu. Bong juga menulis 2 buku yang ternyata menjadi Best Seller pada periode tersebut, yaitu buku “Unlimited Wealth” dan “The Science of Luck.”

Karirnya sebagai pembicara mulai memuncak bahkan sampai 30 undangan sebagai pembicara dalam 1 bulan. Pada usia 21 tahun, ketika dirinya sedang berkarir sebagai pembicara, Bong diajak bergabung untuk memulai bisnis property oleh rekan pembicaranya pada sebuah event. Bisnis Property tersebut pun akhirnya dimulai dengan membeli sebuah tanah yang bernilai Rp 30 Milyar, namun berhasil dinegosiasikan untuk membayar DP sebesar Rp 1.5 milyar terlebih dahulu untuk langsung dikerjakan. Dengan demikian, Bong pun menginvestasikan semua modal yang selama itu dikumpulkannya ketika menjadi pembicara ke dalam proyek pertamanya sebesar Rp 500 juta (Rp 1.5 milyar dibagi 3 orang dengan partnernya), yaitu proyek dengan nama Ubud Village di kawasan Ciledug, Jakarta Selatan.

Inilah yang menarik perhatian saya lagi. Pada saat saya mengikuti seminarnya Bong (kalau gak salah sekitar tahun 2010), ketika dirinya masih aktif sebagai pembicara dan juga baru memulai proyek properti pertamanya yaitu Ubud Village, Bong mengatakan bahwa dia suatu hari akan membangun tower apartemen. Hari ini kata-kata tersebut telah terbukti dengan berbagai proyek apartemen High Rest Building yang telah dikembangannya di bawah bendera Triniti Land Property.

Apa Kelebihan dari Proyek Triniti Land

Yang menarik dari proyek-proyek apartemen yang digarap oleh Bong sebagai CEO Triniti Land ini yaitu tidak sekedar menjual unit apartemennya dengan konsep ‘yang penting laku’. Bong memiliki visi yang keren untuk setiap proyek apartemennya sehingga konsep yang ditawarkannya pun berbeda dari proyek-proyek yang dikembangkan oleh kebanyakan developer lainnya. Sebagai pemain baru dalam dunia properti, Bong berani untuk bermain dengan konsep yang unik, sehingga membedakan dirinya dari para pesaingnya. Bong menyasar pasar millenial sedangkan para developer pada umumnya (apalagi developer baru) hanya menyasar pasar yang sudah matang (generasi X dan Baby Boomers).

Adapun kelima proyeknya yaitu Springwood, Brooklyn, Yukata Suites, The Smith, dan Collins Boulevard. Sebut saja Springwood Residence yang merupakan apartemen bergengsi di Jl Raya Serpong, dengan berbagai design dan spesifikasi premium untuk kisaran harga kamar yang hanya Rp 300-an juta, dimana lobby apartemen pun didesign layaknya lobby dari hotel bintang 5. Beda lagi dengan Yukata Suites, sebuah apartemen dan condomium yang mengusung tema Jepang dan didesain bergaya Jepang. Fasilitas-fasilitas yang disediakan juga sangat premium yang semuanya bergaya Jepang, seperti onsen, smart home system, lift yang pribadi, taman Zen (Zen Garden), dan sebagainya. Di sisi lain, ada lagi The Smith yang mengusung tema SOHO dan Silicon Valley-nya Alam Sutera, yang memberikan kemudahan bagi milenial untuk memulai perusahaan startup nya dengan mempunyai kantor yang terjangkau. Proyek terbarunya adalah Collins Boulevard yang merupakan sebuah superblok yang terdiri dari apartemen, condominum, SOHO, tempat perbelanjaan, hotel, dan perkantoran. Tema dari Collins Boulevard ini yaitu “Living in Gallery” yang terinspirasi dari Art City di kota Melbourne.

yukata suites triniti

Jadi Triniti Land ini memegang sebuah nilai untuk memberikan sesuatu yang worth the money (value for money). Daripada menjadi developer yang biasa-biasa saja yang penting cuan, Bong Chandra selalu memberikan cerita / visi di balik setiap proyeknya. Selanjutnya, Triniti Land akan mengerjakan sebuah proyek yang cukup besar di Batam dan Medan, serta akan segera IPO. Walaupun merupakan developer baru (masih di bawah 10 tahun), Triniti Land saat ini menjadi salah satu pengembang yang cukup diperhitungkan, terutama untuk kawasan Alam Sutera.

Invasion Startup : Real Estate (Mengapa Developer Properti dan Bagaimana Caranya Menjadi Developer Properti)

Selain bergerak di bidang properti, Bong Chandra juga bergerak di bidang pendidikan yaitu Invasion Startup Billionaire School, yang bertujuan untuk mengajarkan entrepreneurship kepada anak muda generasi Z dengan program selama 18 minggu. Untuk Batch kali ini (batch terakhir), Invasion Startup secara khusus membahas tema Real Estate yang terbuka untuk umum dengan program selama 8x pertemuan. Adapun mentor yang akan mengisi acara ini selain Bong Chandra (Founder & CEO Trinity Land) adalah Bapak Matius Yusuf (Marketing Director Agung Podomoro Land), Bapak Ronald Cassidy (Marketing Director Trans Park), dan Bapak Ishak Chandra (Sinarmas Land).

bergabung dengan invasion startup

Tujuan saya bergabung dengan program ini adalah untuk belajar tentang dunia real estate, mengenal dan bertemu Bong Chandra secara langsung yang merupakan inspirator favorit saya, serta networking dengan orang-orang hebat dari berbagai bidang untuk mendapatkan energi positif yang tinggi karena para peserta yang mengikuti program tersebut tentunya sudah yang terfilter secara mindset karena adanya deposit commitment fee yang cukup tinggi yaitu sebesar Rp 50 juta.

Berikut rangkuman 8 poin penting dari pertemuan pertama Invasion Startup Batch XIV (Fundamental Bisnis Properti) :

#1 : Ada beberapa sumber income dalam bisnis real estate / properti, namun salah satu yang paling menarik adalah menjadi developer properti. Mengapa? Karena developer memiliki daya ungkit yang sangat tinggi dibandingkan sumber pendapatan lainnya seperti fee broker, pendapatan sewa, dan sebagainya.

#2 : Property Developer pada dasarnya bekerja seperti sebuah Event Organizer, dimana bertanggung jawab untuk mengkoordinasikan pembangunan sebuah proyek dari berbagai sumber. Oleh karena itu, developer memiliki struktur organisasi yang ramping karena kebanyakan semuanya dapat di outsource, seperti jasa arsitek, kontraktor, tenaga marketing, property management, dan sebagainya.

#3 : Seperti yang dijelaskan pada poin pertama, developer memiliki daya ungkit yang tinggi, dimana nilai sebuah tanah bisa menjadi sangat tinggi dikarenakan beberapa faktor yaitu visi, brand, KLB (Koefisien Luas Bangunan), Designer, dan Financial Engineering yang baik.

#4 : Semakin tinggi KLB, semakin murah nilai tanah yang anda beli. KLB adalah berapa tingkat bangunan yang dapat dibangun di tanah tersebut. Oleh karena itu, proyek apartemen merupakan proyek yang lebih High Gain karena otomatis nilai tanah menjadi sangat murah dengan tingkat bangunan yang tinggi. Di sisi lain, apartemen juga lebih High Risk daripada membangun ruko, karena anda tetap harus membangun lantai 1 s/d lantai 20 walaupun hanya unit di lantai 15-20 yang terjual.

#5 : Dengan nilai pembelian tanah dan lokasi yang sama, proyek anda bisa menjadi lebih bernilai dengan memperhatikan faktor-faktor daya ungkit lainnya. Misalnya, proyek anda dapat dijual dengan harga yang lebih tinggi jika dirancang oleh designer terkenal atau brand anda sudah sangat terkenal sebagai high quality brand. Visi yang melekat pada suatu proyek juga dapat membuatnya menjadi lebih bernilai dibandingkan membangun seadanya.

#6 : Tips jitu memulai bisnis developer properti dengan modal kecil adalah :

  1. Profit sharing dengan pemilik lahan : Dengan joint-venture, anda tidak perlu membayar keseluruhan tanah yang akan anda beli. Cukup memberikan DP dengan jumlah tertentu di awal dan tanah tersebut juga dijual kepada anda dengan harga yang murah. Selanjutnya, profit dari penjualan dibagi juga kepada pemilik lahan. Jadi, tanah pemilik lahan tetap terjual kepada anda sebagai developer dan ia-nya juga mendapatkan profit dari bisnis / proyek anda tanpa perlu terlibat secara aktif.
  2. Pre-selling : melakukan penjualan sebelum proyek mulai dikerjakan, sehingga anda mendapatkan cashflow untuk membayar pengerjaannya.
  3. Barter unit : ini biasanya dilakukan antara developer dengan berbagai penyedia jasa outsource, dimana anda sebagai developer tidak perlu mengeluarkan cash untuk membayar, sedangkan para supplier anda mendapatkan unit dengan harga yang tentunya lebih murah yang bisa mereka jual kembali.

#7 : Dua biaya yang paling besar di dalam sebuah bisnis pengembang adalah pembelian tanah dan biaya membangun. Oleh karena itu, untuk mengantisipasi faktor biaya pembelian tanah adalah dengan melakukan profit sharing dengan pemilik lahan. Sedangkan untuk mengantisipasi biaya pembangunan adalah dengan melakukan pre-selling. Tips untuk melakukan pre-selling ini adalah kecepatannya, karena begitu sebuah proyek tidak laku dalam waktu yang lama, maka akan susah untuk laku lagi nantinya.

#8 : Untuk memilih lahan untuk dikembangkan, anda harus memperhatikan beberapa faktor diantaranya adalah : demografi, traffic, Future Development (dapat dipelajari pada Dinas Tata Kota),Infrastruktur, lingkungan sekitar, legalitas, barulah yang terakhir melihat harganya. Orang awam pada umumnya langsung melihat harga tanah tanpa memperhatikan aspek lainnya yang lebih penting.

 

Semoga menginspirasi! Cheers to Good Life!

Please follow and like us:
error

2 thoughts on “Inspirasi Sukses Bong Chandra – CEO Triniti Land yang Sukses di Usia Muda, Berawal dari Nol

    • August 17, 2018 at 8:29 pm
      Permalink

      Future development maksudnya di kawasan itu nantinya akan dibangun apa oleh pemerintah (dapat menguntungkan ataupun tidak menguntungkan kawasan tersebut), misalnya apakah ada pemotongan jalan, atau justru akan dibangun LRT / transportasi yang menjadikan kawasan tersebut dapat langsung dijangkau transportasi umum.
      Semoga menjawab 🙂

      Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Download GRATIS! Ebook Dahsyat Exclusive
GRATIS - Dapatkan Ebook Dahsyat Exclusive "Kunci 8 Faktor Pemberdaya Kehidupan" untuk hidup lebih sukses !
We respect your privacy.