Bagaimana Mengubah Pikiran Negatif Menjadi Positif

Bukan hanya perjalanan karir, bisnis, keuangan yang naik turun di dalam hidup manusia. Perjalanan spiritual seseorang juga akan sering naik turun walaupun mungkin pernah mengalami pencerahan sesaat. Begitulah roda kehidupan yang tidak kekal ini, karena semua dalam hidup ini adalah proses untuk kita belajar meng-upgrade spiritual kita sampai akhirnya mencapai frekuensi pencerahan sempurna. Berikut saya sharing sedikit tentang mengubah pikiran negatif menjadi positif.

mengubah pikiran negatif menjadi positif

Negatif ke Positif, Positif ke Negatif Kembali

Sebelumnya, saya pernah mengalami sesaat momen klik yang membuka kesadaran saya akan arti kebahagiaan dan kedamaian diri dibandingkan yang sebelumnya hanya mengejar hal-hal materiil. Ternyata, perjalanan spiritual seseorang tidak selamanya mulus walaupun telah mengetahui sedikit tentang esensi kehidupan. Sering kali energi / pikiran negatif datang menghampiri, mengetuk pintu untuk mengetes apakah kita akan mengizinkannya masuk ke dalam diri kita. Semakin banyak belajar tentang kesadaran, bisa jadi semakin banyak tamu-tamu negatif yang datang untuk tes mengetuk pintu diri kita.

Benarkah energi negatif masi tetap dapat menghampiri seseorang yang berpikiran positif?

Terlebih kepada orang yang sedang belajar mengembangkan frekuensi dirinya tentulah masih rentan terhadap pikiran-pikiran negatif, apalagi jika tidak didukung lingkungan yang benar-benar positif. Itulah mengapa pembelajar spiritual sesungguhnya akan pergi ke tempat-tempat yang damai, seperti tempat ibadah atau pegunungan yang segar.

Ada lagi yang namanya energi eksternal di sekitar kita yang berbeda-beda setiap tahunnya. Agak rumit sih buat jelasinnya. Tapi pada tau kan setiap tahunnya ada ramalan-ramalan zodiak / shio gitu. Bukan cuma shio, bahkan ada juga ramalan astrologi, dan lain-lain. Ramalan gini tuh benar gak sih? Ada yang mempercayainya, ada yang merasa ini bullshit doank.

Sedikit Intermezzo mengenai ramalan shio

Esensi dari ramalan zodiak tahunan itu mungkin lebih kepada energi yang dibawa masing-masing shio pada tahun tertentu : yang bagus dan yang jelek. Ada energi yang membuat orang lebih gampang emosional, ada yang membuat lebih gampang stress, gampang sakit, gampang terkena bencana, dan sebagainya. Untuk bintang positifnya, ada yang membuat seseorang menjadi lebih bersinar dalam karirnya. Ada juga bintang yang membuat seseorang lebih gampang ketemu dengan orang-orang yang tepat, dan sebagainya.

Intinya gini sih, kita itu rentan terhadap energi-energi yang menghampiri kita. Jika energi dalam diri kita positif dan kita melakukan aksi yang tepat, otomatis kita lebih mudah menarik bintang-bintang yang positif tersebut. Sedangkan jika kita tanpa sadar klik pada suatu titik negatif yang kemudian menarik hal-hal negatif sesuai persepsi kita, akan membuat kita menjadi lebih negatif lagi dan akhirnya menjadi makin dalam negatifnya.

Apakah benar ketika kita telah ‘menyadari’ bahwa kita sedang berpikiran negatif, lantas dengan mudahnya kita mengubah menjadi positif ?

Dari pengalaman saya sendiri, tidak semudah itu. Sebagai manusia biasa yang masih belajar, kita akan sering berusaha untuk mempertahankan ego kita. Apalagi pada saat emosi dan dalam pengaruh energi negatif, kita merasa apa yang kita pikirkan adalah benar. Kita merasa sudah sewajarnya kita menjadi emosi karena ketidaksesuaian perilaku subjek lainnya.

Walaupun terkadang saya menyadari bahwa saya sedang emosi dan secara teoritis, kita dapat mengubah sesuatu ketika kita sadar sesuatu itu tidak benar (emosi dan marah tentulah membuang energi), tetapi kadang pada prakteknya kita tergerak untuk memuaskan ego kita dengan menyelesaikan amarah kita terlebih dahulu. Di satu sisi, ada bisikan untuk sabar karena marah membuat suasana hati menjadi tidak enak, tetapi di sisi ego yang lain ada saja bisikan untuk meneruskan amarah tersebut sampai tuntas.

Setelah saya mempelajari energi pada shio-shio tersebut, saya baru mengetahui bahwa sebenarnya pada tahun 2019 sebelumnya ada energi yang positif untuk karir / bisnis, tetapi sebaliknya ada juga energi yang menahan dan membuat gampang stress. Jika stress, maka belum bisa mendapatkan keuntungan dari bintang positifnya deh dan malahan menjadi sering sakit.. Omg, jadi ternyata tanpa sadar ketarik ke energi stress ini.

Memasuki awal tahun 2020 dan hampir dimulainya tahun tikus metal ini, tanpa sadar saya menjadi sangat emosional. Ada saja hal-hal yang membuat marah. Ada lagi yang membuat saya merasa sangat emosional dan rapuh. Percakapan internal diri sepertinya tidak cukup bagus sehingga sering merasa kemunculan pikiran negatif. Walaupun saya tau saya sedang berpikiran negatif, tetapi kok rasanya memang banyak banget hal-hal yang membenarkan pikiran negatif tersebut. Ya, akhir-akhir ini kayaknya merasa stress, kekurangan, emosional, dan ada saja yang buat marah. Dan saya pun lupa bagaimana caranya kembali ke kondisi yang positif, karena walaupun berusaha untuk meditasi, rasanya tidak bisa langsung sekejap cringggg! menjadi positif.

Bagaimana Mengubah Pikiran Negatif menjadi Positif

Memang kalau namanya kita sadar, akan lebih baik daripada gak sadar. So, yang katanya kita bisa mengubah sesuatu yang kita sadari itu ada benarnya juga. Tetapi harus ada pemicunya. Seperti hal dengan gampangnya kita beralih ke pikiran negatif karena banyak pemicu, begitu juga dengan pemicu ke pikiran positif.

Setelah akhirnya menyadari kalau tahun tikus 2020 ini ada energi yang membuat gampang emosional ditambah dengan adanya yang membuat percakapan internal diri tidak begitu baik, hal pertama yang saya lakukan adalah memutuskan tidak mau terjebak dalam energi negatif tersebut. Banyak bintang-bintang positif yang bisa saya fokuskan, kenapa harus fokus ke hal-hal negatif mulu kan.

Untunglah doa saya didengar. Jika ada lagu berjudul ‘way back into love’, maka cerita ini juga bisa berjudul demikian.. Heh? Kok jadi love? Hahaha.. Kembali melihat youtube video favorit saya dari Eric Ho dan Leeor Alexandra (Thanks to them) yang sudah beberapa bulan terlupakan, akhirnya ‘cringgg!’ saya bisa kembali bisa memutuskan bahwa saya memilih ‘cinta’ daripada ‘amarah’, karena pada hakekatnya kita semua adalah ‘unconditional love’. Semua hal adalah sempurna pada awal dan akhir. Tinggal bagaimana kita menjalankan prosesnya untuk terus belajar. Ketika kita down dan terjebak pada hal negatif, saatnya kita belajar untuk melepaskannya dan kembali lagi pada hakekat spiritual kita sebenarnya.

Setelah selesai menonton video tersebut, rasanya perasaan benar-benar lebih lega. Well, what I mean bukan cuma sadar kalau mau pikiran positif, tetapi benar-benar merasa lebih positif dibanding sebelumnya.

Bukan berarti kegiatan menonton video mereka tersebut berlaku bagi semua orang : mengubah pikiran negatif menjadi positif dalam sekejap. Namun pertama-tama, ketika anda menyadari bahwa anda sedang terjebak dalam segerumulan pikiran negatif dan mau mengubahnya menjadi positif tetapi merasa susah : putuskan anda mau berpikiran positif dan bersungguh-sungguh mintalah pada yang Kuasa untuk memberikan anda energi positif tersebut. Anda akan diarahin untuk melakukan sesuatu yang tiba-tiba muncul dalam benak anda (seperti sebuah inspirasi), dan lakukanlah.

Saya tidak mengatakan bahwa saya saat ini sudah menjadi 100% positif, tetapi perasaan menjadi jauh lebih baik, mungkin dari 30% positif menjadi 60% positif, hehe.. Saya memposting artikel ini tepat setelah adanya ‘consciouness shift’ yang barusan tadi.

Demikian sharing singkat mengenai mengubah pikiran negatif menjadi positif ini, semoga bermanfaat!

Peace, Love, Namaste ~

Please follow and like us:
Download GRATIS! Ebook Dahsyat Exclusive
GRATIS - Dapatkan Ebook Dahsyat Exclusive "Kunci 8 Faktor Pemberdaya Kehidupan" untuk hidup lebih sukses !
We respect your privacy.